detikcom

Jumat, 27/09/2013 11:52 WIB

Gaya Mewah Para Pengacara

Hotman Paris Koleksi Mobil Mewah Agar Lawan Segan

Hardani Triyoga - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - “Brumm.....”. Suara mobil sport Lamborghini warna hijau bernomor polisi B 999 NIP itu mengagetkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), dan sejumlah pegawai di kantor Balai Kota, Senin (23/9) lalu. Mobil itu dibawa oleh pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang tengah bertandang ke kantor Jokowi.

Tak hanya Lamborghini, hari itu Hotman juga membawa mobil Roll Royce warna hitam bernomor polisi B 666 ANE. Dua mobil mewah itu diparkir di pelataran Balai Agung, tempat Jokowi berkantor setiap harinya.

Setelah ke Balai Kota, kemarin Hotman juga membawa koleksi mobil mewah lainnya, Escalade bernomor polisi B 666 HOT ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat di Senayan, Jakarta.

Hotman Paris Hutapea mengaku tak ada niat menyombongkan diri saat mengendarai mobil mewahnya ke Balai Kota Jakarta maupun ke gedung DPR. “Enggak sombonglah. Saya sudah bertahun-tahun di dunia hukum. Ingin menikmati hasil dan kepuasan itu. Urusan kepuasan hanya batin yang merasakan. Normal itu dong kan,” kata Hotman kepada detikcom, Kamis (26/9) di gedung Summit Mas, Jakarta.

Pria berusia 53 tahun ini mulai gemar mengoleksi mobil mewah sejak delapan tahun lalu. Tak hanya dipajang, mobil Lamborghini dan Hummer juga sering dikendarai Hotman saat mendampingi klien, ke kantor atau bertemu relasi.

Namun dia mengaku sering juga mengendari mobil kelas menengah karena memperhitungkan kondisi Jakarta yang selalu macet. "Kalau Jakarta kayak Singapura mah asyik, lancar enggak ada macet. Geber-geber mobil sambil ngebut juga gak masalah," kata Hotman.

Tidak hanya mobil, Hotman juga sering mengoleksi aksesoris perlengkapan busana bermerek. Mulai jas, dasi, hingga jam tangan mewah. Sebut saja jam tangan Serge Dubois atau dasi bermerek Etienne Aigner. Next

Halaman 1 2

Escalade Hotman Paris di gedung DPR

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(erd/erd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%