detikcom

Jumat, 27/09/2013 11:42 WIB

Hakim Cantik Terancam Dipecat, Vica Tulis Puisi Ketegaran di Facebook

Andi Saputra - detikNews
Jakarta - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jombang, Jawa Timur, Vica Natalia terancam dipecat atas laporan selingkuh. Diam-diam, Vica menorehkan sebuah puisi tentang prahara yang tengah menderanya.

Saat detikcom mengunjungi akun facebooknya, Jumat (27/9/2013), Vica menulis puisi tanpa judul pada Kamis (26/9) kemarin yang berisi kegetiran hidup yang ia alamai. Berikut bunyi puisi tersebut yang ditulis lewat perangkat seluler miliknya:

.. detik detik ..

kalian bisa bunuh tubuhku..
bisa bunuh karakterku..
bisa bunuh masa depanku dan rengut tiga anakku dari hidup ini..

namun...
kalian tak bisa membunuh keimananku akan Islam...
kalian tak bisa membunuh jiwaku...
karena inti jiwaku bebas merdeka tuk memilih.....
tak ada sesuatu apapun dan penguasa manapun yang dapat mengintervensinya..

"Fa inna ma'al usri yusra, inna ma'al usri yusra, fa idza faranghta fanshab, wa ila rabbika farghab"


Kepada siapa puisi ini ditujukan? Hanya Vica yang tahu. Namun puisi ini ditulis sehari setelah Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY) mengumumkan Vica akan diadili di pengadilan etik atas dugaan asusila.

"Kasusnya dilatarbelakangi kasus asusila," ujar jubir KY, Asep Rahmat Fajar.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(asp/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%