detikcom
Kamis, 26/09/2013 17:59 WIB

Gelora Bandung Lautan Api Belum Pasti Bisa Digunakan Pada 2014

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Pemkot Bandung menargetkan awal 2014 Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gelora Bandung Lautan Api (BLA) bisa digunakan. Sayangnya akses menuju kawasan tersebut masih minim.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Ciptakarya (Distarcip) Kota Bandung Rusjaf Adimenggala mengatakan, jalan sejajar tol bisa digunakan sebagai akses menuju SUS melalui Jalan Derwati. Namun jalan tersebut masih terputus untuk memasuki area SUS.

"Padahal kami sangat bangga menyambut tamu PON 2016 yang digelar di Jabar. Mereka akan tahu ada salah satu ikon Bandung. Nantinya mereka akan melewati jalan tol, bukan dalam kota, tetapi aksesnya juga belum ada," kata Rusjaf di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (24/9/2013).

Salah satu kendalanya, kata Rusjaf, masih menunggu hasil musyawarah antara Dinas Bina Marga dan Pengairan dengan warga setempat.

"Jadi jalan sejajar tol menuju gerbang SUS itu, 800 meternya masih belum dibangun karena masih terbentur masalah sosial," ucapnya.

Sebetulnya, lanjut Rusjaf, sudah ada penghubungan jalan di kilometer 151 Tol Padaleunyi menuju lokasi SUS. Namun, gerbang itu sifatnya hanya sementara hingga proyek hingga pembangunan selesai.

"Kalau tol 151 digunakan juga oleh tamu PON tidak mungkin. Kemarin waktu peresmian SUS saja, Jasa Marga merugi karena tamu tidak kembali ke tol," terangnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(avi/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%