detikcom

Kamis, 26/09/2013 15:54 WIB

Hari ke-347 Jokowi

Jokowi: Ada yang Bilang Wajah Ndeso, Lalu Mirip Estrada. Yang Benar Mana?

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Setengah bercanda, Jokowi bingung terhadap penilaian orang-orang terhadap dirinya. Banyak yang menyatakan wajahnya ndeso, namun ada juga yang bilang dia mirip dengan Joseph Estrada.

"Banyak orang yang menyampaikan wajah saya wajah ndeso, wajah kampung. Kemarin ada lagi yang ngomong saya seperti Estrada, kan bertolak belakang. Jadi yang benar yang mana? Perasaan kalau kata saya, saya ini ganteng. Itu perasaan saya," kata Jokowi saat menjadi pembicara di acara Harlah ke-9 The Wahid Institute di Jl Taman Amir Hamzah no 8, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2013).

Estrada yang dimaksud Jokowi adalah Joseph Estrada, mantan presiden Filipina. Jokowi dan Estrada menjadi berita saat Amien Rais mengkritisi Jokowi yang digadang-gadang jadi capres karena populer. Dia kemudian mencontohkan Estrada yang merupakan mantan bintang film Filipina. Dia terpilih jadi presiden karena populer. Tapi saat menjabat, hanya tahan 9 bulan karena tak becus memimpin.

Jokowi kemudian menceritakan pengalamannya saat menjadi walikota Solo. Saat itu ajudannya lebih ganteng dari dirinya. "Tiga bulan saya tidak kuat. Jadi saya minta ganti yang lebih jelek dari saya," kata Jokowi yang berkemeja putih ini, disambut tawa hadirin.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%