Detik.com News
Detik.com
Kamis, 26/09/2013 13:46 WIB

Danjen Kopassus: Kami Siap Basmi Preman

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Danjen Kopassus: Kami Siap Basmi Preman
Jakarta - Aksi premanisme di Jakarta dan tempat-tempat lain di Indonesia semakin membuat resah masyarakat. Bila memang jajaran Polri membutuhkan dan diperintahkan, pasukan Kopassus TNI AD siap memberi bantuan.

"Kopassus siap membantu, kami dilatih dan dididik untuk menciptakan kemamanan," ujar Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen Agus Sutomo di Markasnya, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (26/9/2013).

"Tinggal tunggu izin turun, maka kami siap basmi preman," tegasnya.

Mantan Komandan Paspampres ini mengingatkan, tugas pokok TNI adalah pertahanan negara. Bila diperbantukan dalam penegakan keamanan sipil bersama Polri, tentunya membutuhkan payung hukum sebagai legitimasi.

"Mungkin saja kasus premanisme itu berkembang seperti penyekapan di mal Kenya, kita tidak tahu kalau tidak dicegah. Oleh karenanya kita menunggu perintah atasan untuk membantu basmi premanisme," imbuhnya.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bpn/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%