detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 03:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 24/09/2013 14:47 WIB

Balada Politik Ruhut

Pelantikan Ruhut Jadi Ketua Komisi III Ditunda

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Rapat pleno pelantikan Ruhut Sitompul jadi Ketua Komisi III DPR berlangsung panas. Pimpinan DPR mengambil keputusan tak melantik Ruhut siang ini.

Sebelum mengambil keputusan, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang memimpin rapat pelantikan Ruhut telah mengambil inisiatif lobi dengan para pimpinan poksi di Komisi III DPR. Karena suasana lobi tenang, maka tidak ditempuh voting terkait posisi Ruhut sebagai Ketua Komisi III DPR.

"Saya sebagai pimpinan DPR merasa suasana lobi sejuk, dari situ kemudian ada titik kesimpulan yang akan saya beritahukan untuk mendapat persetujuan. Meskipun mekanisme memungkinkan secara seremonial ketok palu, kita paksakan keputusan diambil lewat voting bisa saja," kata Priyo menyampaikan hasil lobi pimpinan poksi Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2013).

Kesimpulannya adalah pimpinan DPR akan memberitahukan kepada Ketua FPD DPR terkait hasil rapat siang ini. Kemudian FPD diberikan kesempatan untuk mempertimbangkan kembali pilihan menunjuk Ruhut sebagai ketua komisi III.

"Memberi kesempatan atau kewenangan untuk mengadakan komunikasi dengan pimpinan, waktu seminggu. Setelah itu beliau mengirimkan apap pun, kembali ke FPD, untuk memberitahukan ke pimpinan DPR RI figur yang ditugaskan sebagai calon Ketua Komisi III DPR," kata Priyo.

Hal ini menurut Priyo jadi tradisi baru. Karena fraksi-fraksi sepakat untuk tidak voting. "Tradisi yang berbeda sangat panjang, apakah itu bisa disetujui, saya akan segera menelepon Nurhayati Ali Assegaf (Ketua FPD) untuk melaporkan ke SBY atau DPP. Mungkin saya tahu tetap kita bahas seminggu," katanya.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(van/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%