detikcom
Selasa, 24/09/2013 08:30 WIB

Penerapan Perda Wajib Belajar di Jakarta Membuat Siswa Lebih Rajin

Rivki - detikNews
Jakarta - Jam malam hingga perda wajib belajar akan diterapkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Hal ini mendapat respon positif dari Pengamat pendidikan Universitas Paramadina Mohammad Abduhzen dengan akan diterapkanya jam belajar.

"Saya kira ini bagus, implementasinya tidak mudah tapi buka berarti tidak bisa dilakukan," kata Mohammad Abduhzen kepada detikcom, Selasa (24/9/2013).

Abduhzen menjelaskan tidak mudah menerapkan peraturan jam malam di DKI Jakarta, kendala kemacetan menjadi faktor yang nantinya dapat mempengaruhi anak lama pulang ke rumah. Seharusnya siswa yang sudah sampai di rumah karena terjebak kemacetan menjadi lama sampai ke rumah.

"Murid-murid sebaiknya mendapat fasilitas transportasi agar tidak lama di perjalanan" ujarnya.

Terkait masalah rayonisasi juga harus diterapkan di sekolah-sekolah. Untuk menghindari lamanya pulang ke rumah, antara rumah dan sekolah janganlah terlalu jauh penerapan rayon harus secara ketat diberlakukan.

Untuk lebih mempermudah penerapan jam malam, harus diterapkan pengaturan yang jelas mengenai identitas siswa. Pengawasan kontrol siswa harus dapat diketahui secara jelas sekolahnya di mana dan kelas berapa.

"Harus tegas dalam menerapkan jam malam bagi siswa, seperti usia menyetir harus tegas ada aturanya, nah untuk siswa administrasi pembelajaranya yang diperlukan agar bisa mengontrol siswa, gagasan tanpa kontrol percuma saja," tuturnya.

Abduhzen menegaskan, intinya sangat bagus apabila diterapkan jam malam itu akan menunjang sistem belajar siswa. namun tidak menampik juga apabila itu sukar dilakukan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(tfn/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%