detikcom
g"> 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
    Selasa, 24/09/2013 04:25 WIB

    Tabrakan Beruntun di Garut, Akibat Kontainer Alami Rem Blong

    Mansyur Hidayat - detikNews
    Garut - Kecelakaan truk kontainer yang menabrak tujuh mobil di Jalan Raya Malangbong, Garut, Jawa Barat diakibatkan karena rem truk yang blong. Kecelakaan itu menewaskan satu orang dan 16 orang luka-luka.

    Menurut Kasat Lantas Polres Garut, AKP. Bariu Bawana, kondisi 5 kendaraan mengalami rusak parah dua kendaraan lainnya terlempar ke sungai. 4 korban ditemukan di sungai.

    "Jadi berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tabrakan beruntun disebabkan oleh kontainer yang mengalami rem blong, " ujarnya, Selasa (24/9/2013) kepada wartawan di TKP.

    Kendaraan yang terlibat kecelakaan itu adalah Nissan Grand Livina dengan nopol B 1381 AAR, Kijang Innova dengan nopol B 150 TZY, Daihatsu Xenia dengan nopol D 1590 JO, Colt diesel dengan nopol Z 9218 DA, Honda CRV dengan nopol D 1590 JQ, Grand Livina dengan nopol D 1091 DOC dan kontainer no Polisi B 9943 GY.

    "Selebihnya masih dilakukan pendataan, " ungkap Bariu.

    Adapun korban luka, kata Bariu, 6 orang masih dirawat di Puskesmas termasuk sopir kontainer, Ari (35) warga Purwakarta, 10 korab lainnya dirujuk ke RSHS Bandung, akibat luka yang diderita cukup parah.

    "Seluruh korban ditemukan didalam kendaraan yang ringsek kecuali 4 orang korban ditemukan di terlempar kedalam sungai, " pungkasnya.

    Sementara itu dilakukan pengalihan jalur dari arah Banding menuju Tasikmalaya dialihkan melalui jalur Kadungora menuju Singaparna, begitupun untuk jalur sebaliknya arus kendaraan dialihkan melalui jalur Singaparna menuju Kadungora.


    Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

    (rvk/rvk)


    Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

    Sponsored Link

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Indeks Berita ยป
    ProKontra Index »

    Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

    Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
    Pro
    80%
    Kontra
    20%
    MustRead close