detikcom
Selasa, 24/09/2013 04:25 WIB

Tabrakan Beruntun di Garut, Akibat Kontainer Alami Rem Blong

Mansyur Hidayat - detikNews
Garut - Kecelakaan truk kontainer yang menabrak tujuh mobil di Jalan Raya Malangbong, Garut, Jawa Barat diakibatkan karena rem truk yang blong. Kecelakaan itu menewaskan satu orang dan 16 orang luka-luka.

Menurut Kasat Lantas Polres Garut, AKP. Bariu Bawana, kondisi 5 kendaraan mengalami rusak parah dua kendaraan lainnya terlempar ke sungai. 4 korban ditemukan di sungai.

"Jadi berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tabrakan beruntun disebabkan oleh kontainer yang mengalami rem blong, " ujarnya, Selasa (24/9/2013) kepada wartawan di TKP.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan itu adalah Nissan Grand Livina dengan nopol B 1381 AAR, Kijang Innova dengan nopol B 150 TZY, Daihatsu Xenia dengan nopol D 1590 JO, Colt diesel dengan nopol Z 9218 DA, Honda CRV dengan nopol D 1590 JQ, Grand Livina dengan nopol D 1091 DOC dan kontainer no Polisi B 9943 GY.

"Selebihnya masih dilakukan pendataan, " ungkap Bariu.

Adapun korban luka, kata Bariu, 6 orang masih dirawat di Puskesmas termasuk sopir kontainer, Ari (35) warga Purwakarta, 10 korab lainnya dirujuk ke RSHS Bandung, akibat luka yang diderita cukup parah.

"Seluruh korban ditemukan didalam kendaraan yang ringsek kecuali 4 orang korban ditemukan di terlempar kedalam sungai, " pungkasnya.

Sementara itu dilakukan pengalihan jalur dari arah Banding menuju Tasikmalaya dialihkan melalui jalur Kadungora menuju Singaparna, begitupun untuk jalur sebaliknya arus kendaraan dialihkan melalui jalur Singaparna menuju Kadungora.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%