detikcom

Senin, 23/09/2013 11:16 WIB

Jakarta dan Rotterdam Tingkatkan Kerjasama Penanggulangan Banjir

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI, Joko Widodo dan Mayor of Rotterdam, Ahmed Aboutaleb, menandatangani nota kerjasama menajemen alat pengeruk lumpur. Ini merupakan peningkatan kerjasama dua kota untuk penanggulangan banjir yang berlangsung sejak 1986 silam.

"Kerjasama ini meliputi manajemen operasional alat pengeruk lumpur dan pertukaran pengetahuan dalam hal penyiapan masterplan pengendalian banjir," kata Jokowi, di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (23/9/2013).

Kerjasama antara dua kota di Indonesia dan Belanda untuk pengadaan alat pengeruk lumpur sungai sudah dijalin pada 2009 silam. Kerjasama juga meliputi bidang sistem manajemen informasi, pengelolaan sampah, manajemen sumber daya air dan manajemen museum.

Untuk periode 2013-2015, kerjasama difokuskan pada 2 hal yaitu peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dalam pengelolaan Sumber Daya Air Perkotaan. Fokus kedua adalah pertukaran informasi dan pengetahuan mengenai tantangan dan isu strategis yang dihadapi oleh kota.

"Contohnya seperti Manajemen Sumber Daya Air, Perencanaan Tata Ruang dan Infrastruktur, serta Pengembangan Pelabuhan, terutama dalam konteks pengembangan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD)," lanjut Jokowi.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(sip/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%