Minggu, 22/09/2013 15:22 WIB

Pengungsi Korban Letusan Gunung Sinabung Mulai Dipulangkan Hari Ini

Khairul Ikhwan - detikNews
Gunung Sinabung
Kabanjahe, - Para pengungsi korban letusan Gunung Sinabung mulai dipulangkan ke desa asalnya, Minggu (22/9/2013). Mereka yang dipulangkan ini yang rumahnya berada di zona aman, lebih dari tiga kilometer dari gunung.

Aktivitas pemulangan itu terlihat di beberapa lokasi pengungsian di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut). Salah satunya di gedung Kursus Wanita Kristen (KWK) Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Jalan Udara, Kecamatan Berastagi.

Di posko itu, para pengungsi dipulangkan dengan menggunakan sejumlah truk tentara. Mereka diantarkan ke desa asalnya. Hingga Minggu siang tercatat, ada 384 orang pengungsi yang sudah dikembalikan.

Komandan Tanggap Darurat dan Operasi Posko Penanggulangan Bencana Letusan Gunung Sinabung Letkol Kav Prince Meyer Putong menyatakan, jumlah warga yang telah dipulangkan masih belum bisa dipastikan karena pemulangan tengah berlangsung.

“Saat ini sedang pengembalian (warga),” kata Prince Meyer Putong kepada wartawan di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (22/9/2013).

Putong yang juga Komandan Kodim 0205/TK menyatakan, pemulangan dilakukan karena mempertimbangkan kondisi yang relatif aman. Sebelumnya posko menetapkan hari ini sebagai batas akhir masa tanggap darurat bencana, namun terbuka kemungkinan diperpanjang.

“Ini sedang dirapatkan apakah diperpanjang atau tidak,” kata Putong.

Gunung Sinabung meletus pada Minggu (15/9) dan Selasa (17/9). Letusannya menghasilkan asap bercampur abu vulkanik yang menyebar ke sejumlah desa. Akibatnya, pengungsian pun terjadi. Jumlahnya sempat mencapai 17.378 orang yang tersebar di beberapa lokasi penampungan.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%