Detik.com News
Detik.com

Jumat, 20/09/2013 09:39 WIB

Balada Politik Ruhut

Ditolak Jadi Ketua Komisi III, Ruhut Tertawa Termehek-mehek

Danu Damarjati - detikNews
Ditolak Jadi Ketua Komisi III, Ruhut Tertawa Termehek-mehek
Jakarta - Ruhut Sitompul diajukan partainya, Partai Demokrat, menjadi Ketua Komisi III DPR. Suara penolakanpun muncul terhadap pengajuan itu. Namun Ruhut santai menanggapi.

"Kita tertawa aja termehek-mehek. Itu kan lucu. Orang ini (jatah Ketua Komisi III) hak Partai Demokrat," ujarnya saat dihubungi wartawan, Jumat (20/9/2013).

Ruhut menilai, orang-orang yang menolak dirinya menjadi Ketua Komisi III ingin mempertahankan 'prestasi' parlemen sebagai lembaga terkorup. KPK pernah mengutip survei dari lembaga TI bahwa parlemen merupakan lembaga terkorup kedua setelah Polri.

"Biar aja mereka suka-suka kan, DPR lembaga terkorup kedua setelah Polisi. Ini ada udang di balik batu. Kalau Ruhut yang pimpin, gawat. Nggak bisa gerak mereka. Kalau aku, jangankan beda fraksi, satu partaipun aku sikat semua," ucap Ruhut.

Penolakan terhadap pengajuan nama Ruhut muncul dari anggota komisi hukum lainnya, yaitu Ahmad Yani, Syarifuddin Sudding, dan Nasir Jamil. Wacana voting untuk menentukan persetujuan siapa yang menjadi Ketua Komisi III pun muncul. Ruhut pun santai menanggapi.

"Dari dulu kan mekanisme voting itu nggak pernah diberlakukan. Ini (jabatan Ketua Komisi III) kan haknya Partai Demokrat," pungkasnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(dnu/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%