detikcom

Kamis, 19/09/2013 09:33 WIB

Bandar Sabu Penembak Polisi di Aceh Adalah Napi LP Tanjung Gusta

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Brigadir Syahri Rahmad, anggota Polsek Langsa, Aceh Timur, mengalami luka tembak saat berupaya menangkap seorang bandar sabu. Sang bandar diketahui merupakan napi Lapas Tanjung Gusta yang kabur saat kerusuhan pecah beberapa hari lalu.

"Pelaku melarikan diri dari LP Tanjung Gusta saat kerusuhan," kata salah seorang petugas Polsek Langsa yang minta namanya disamarkan, melalui pesan singkat, Kamis (19/9/013).

Pelaku tersebut mendekam di Lapas Tanjung Gusta setelah ditangkap aparat Polda Sumatera Utara (Poldasu) karena kepemilikan senjata api.

"Dia juga mantan kombatan di Aceh," ujar sumber tersebut.

Peristiwa penembakan terjadi Rabu (18/9), sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu korban bersama salah seorang rekan Polsek dan seorang informan bergerak untuk menangkap salah seorang bandar di Kampung Buket, Jalan Medan-Banda Aceh, Kecamatan Sungei Raya, Kabupaten Aceh Timur.

Brigadir Syahri selanjutnya melakukan penyamaran dengan pola undercover buy.

Pelaku saat itu menggunakan sepeda motor Revo nomor polisi BL 3522 FK. Sementara aparat menggunakan mobil. Transaksi dilakukan di dalam mobil. Saat anggota meyakini yang bersangkutan sebagai bandar, saat itu pula dilakukan upaya penangkapan.

Namun pelaku berontak dan terjadi penembakan yang dilakukan pelaku ke arah piinggang Brigadir Syahri.

"Peluru menembus ginjal. Saat ini dirujuk ke rumah sakit di Medan," ujarnya.

Polisi menyita 1 ons sabu dari pelaku yang kabur, serta sepeda motor dan handphone pelaku.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%