Senin, 16/09/2013 11:07 WIB

Makam Habib Munzir Disiapkan di Pemakaman Habib Kuncung Kalibata

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Liang lahat Habib Munzir (Taufan/detikcom)
Jakarta - Jenazah Habib Munzir Al Musawa akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Habib Ahmad bin Alwi Al Hadad atau yang lebih dikenal dengan Habib Kuncung. Sejumlah jemaah sedang menggali rumah peristirahatan terakhir pendiri Majelis Rasulullah ini.

Pantauan detikcom, Senin (16/9/2013), Habib Munzir dimakamkan di samping Masjid At Taubah, Jl Rawajati Timur 2, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Sebuah lubang sudah disiapkan untuk sang habib. Diatasnya berdiri tenda terpal temporer untuk melindungi dari panas dan hujan.

Habib Munzir sendiri bukan kerabat dekat dengan Habib Kuncung. Habib Munzir dimakamkan di Pemakaman Habib Kuncung karena dinilai sebagai ulama besar di Indonesia.

"Tidak ada hubungan keluarga. Ada hubungan satu buyut tapi beda marganya," ujar salah satu jamaah saat ditemui di lokasi.

Puluhan jemaah Majelis Rasulullah sudah berkumpul di sekitar pemakaman. Rencananya Habib Munzir akan dikebumikan setelah solat dzuhur setelah disolatkan di Masjid Al Munawar, Pancoran. Wartawan atau warga yang tidak berkepentingan dilarang masuk ke areal pemakaman.

Tampak dua karangan bunga dari DPP PKB salah satunya dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(tfn/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
83%
Kontra
17%