detikcom

Jumat, 13/09/2013 19:16 WIB

17 Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Dirjen PAS

Fajar Pratama - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Pansel pemilihan Dirjen PAS telah menyelesaikan proses seleksi administrasi. Sebanyak 17 kandidat dinyatakan lolos.

Berdasarkan rilis dari Kemenkumham, Jumat (13/9/2013), 17 kandidat yang dinyatakan lolos itu, selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi tes tertulis pada 17 September 2013. Tes tertulis akan akan dilakukan di Graha Pengayoman Kantor Kementerian Hukum dan HAM.

Ketujuh belas kandidat tersebut yaitu:

1. Adrianus E. Meliala (Anggota Kompolnas dan Guru Besar Kriminologi FISIP Universitas Indonesia);

2. Asminan Mirza Zulkarnain (Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat);

3. Budi Sulaksana (Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan);

4. Djoko Setiyono (Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Sekretariat Jenderal Kemenkumham);Next

Halaman 1 2 3

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjp/fjp)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%