detikcom

Jumat, 13/09/2013 19:16 WIB

17 Kandidat Lolos Seleksi Administrasi Dirjen PAS

Fajar Pratama - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Pansel pemilihan Dirjen PAS telah menyelesaikan proses seleksi administrasi. Sebanyak 17 kandidat dinyatakan lolos.

Berdasarkan rilis dari Kemenkumham, Jumat (13/9/2013), 17 kandidat yang dinyatakan lolos itu, selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi tes tertulis pada 17 September 2013. Tes tertulis akan akan dilakukan di Graha Pengayoman Kantor Kementerian Hukum dan HAM.

Ketujuh belas kandidat tersebut yaitu:

1. Adrianus E. Meliala (Anggota Kompolnas dan Guru Besar Kriminologi FISIP Universitas Indonesia);

2. Asminan Mirza Zulkarnain (Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat);

3. Budi Sulaksana (Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan);

4. Djoko Setiyono (Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Sekretariat Jenderal Kemenkumham);Next

Halaman 1 2 3

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fjp/fjp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%