Jumat, 13/09/2013 18:46 WIB

Ikan Piranha Dilaporkan Lepas di Waduk Cirata

Nala Edwin - detikNews
Getty Images
Jakarta - Ikan piranha dilaporkan terlihat di kawasan Waduk Cirata, Jawa Barat. Kementerian Kelautan dan Perikanan rencananya akan melakukan penyelidikan terkait keberadaan ikan predator dari sungai Amazon ini.

"Kita memang dapat laporan ada ikan piranha di Waduk Cirata," kata Fayakun Satria, Kepala Balai Penelitian, Pemulihan, dan Konservasi Sumber Daya Ikan di Balitbang Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada detikcom, Jumat (13/9/2013).

Fayakun mengatakan, akan melakukan investigasi ke lokasi itu untuk menyelidiki keberadaan ikan tersebut. Namun dirinya mengatakan bisa saja yang terlihat itu bukan ikan piranha.

"Ikan Bawal putih juga mirip piranha, untuk itulah kita akan survei ke sana," katanya.

Ikan piranha ini banyak dijual di pedagang ikan hias di Jakarta. Ikan ini dijual seharga Rp 300 ribu per ekor.

Dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2009, sebelas jenis ikan piranha (Characidae) masuk dalam 30 spesies ikan yang dilarang masuk Indonesia. Di antaranya adalah Golden Piranha, Red Piranha, Black Spot Piranha, Ruby-red Piranha dan Gibbus Piranha. Namun belum jelas ikan jenis apa yang terlihat di Cirata.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nal/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%