detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 13/09/2013 16:52 WIB

Kegemukan, Anggota TNI AU di Halim Digembleng Latihan Fisik

Sukma Indah Permana - detikNews
(Foto: Penerangan Lanud Halim)
Jakarta - Anggota TNI Angkatan Udara yang bertugas di Lanud Halim Perdanakusumah yang memiliki badan terlalu gemuk menjalani pembinaan fisik. Latihan fisik ini dilakukan tiga kali dalam sepekan.

"Terutama (anggota TNI AU) yang berat badannya kegemukan melaksanakan tambahan pembinaan fisik," ujar Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Marsma TNI Sri Pulung, Jumat (13/9/2013).

Pelaksanaam pembinaan fisik ini dilaksanakan setiap hari Senin dan Rabu pukul 13.00 WIB dan hari Jumat setelah apel pagi. Jarak lari yang ditempuh para anggota TNI tersebut adalah 4,5 km yang ditempuh selama 30 menit.

Pulung menjelaskan pembinaan ini akan dilakukan sampai badan para anggota TNI AU tersebut mencapai berat badan ideal.

"Karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Jika kita ingin memiliki jiwa yang sehat, maka harus punya tubuh yang sehat," ujarnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(sip/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%