Jumat, 13/09/2013 16:52 WIB

Kegemukan, Anggota TNI AU di Halim Digembleng Latihan Fisik

Sukma Indah Permana - detikNews
(Foto: Penerangan Lanud Halim)
Jakarta - Anggota TNI Angkatan Udara yang bertugas di Lanud Halim Perdanakusumah yang memiliki badan terlalu gemuk menjalani pembinaan fisik. Latihan fisik ini dilakukan tiga kali dalam sepekan.

"Terutama (anggota TNI AU) yang berat badannya kegemukan melaksanakan tambahan pembinaan fisik," ujar Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Marsma TNI Sri Pulung, Jumat (13/9/2013).

Pelaksanaam pembinaan fisik ini dilaksanakan setiap hari Senin dan Rabu pukul 13.00 WIB dan hari Jumat setelah apel pagi. Jarak lari yang ditempuh para anggota TNI tersebut adalah 4,5 km yang ditempuh selama 30 menit.

Pulung menjelaskan pembinaan ini akan dilakukan sampai badan para anggota TNI AU tersebut mencapai berat badan ideal.

"Karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Jika kita ingin memiliki jiwa yang sehat, maka harus punya tubuh yang sehat," ujarnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(sip/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%