detikcom
Kamis, 12/09/2013 12:44 WIB

Pamer Foto Speedometer Dilakukan Pengendara Pemula, Risiko Diabaikan

Sukma Indah Permana - detikNews
(Foto: Instagram @gustadwigusta)
Jakarta - Kemajuan teknologi informasi saat ini ternyata berpengaruh pada gaya berkendara anak muda. Salah satunya terlihat dari fenomena memposting foto speedometer yang dalam keadaan kecepatan tinggi.

"Gaya anak muda sekarang memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi, memtretnya, lalu diupload di jejaring sosial," ujar pengamat otomotif dan Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC) Jusri Pulubuhu ketika berbincang dengan detikcom, Kamis (12/9/2013).

Fenomena ini hampir pasti hanya dilakukan oleh pengendara pemula yang ingin menunjukkan eksistensinya. Di usia yang belum matang inilah Jusri menilai mereka masih memiliki ketidaktahuan dan ketidakpahaman tentang arti bahaya dan risiko.

"Mereka ingin menunjukkan ke orang lain, entah dengan naik motor lepas tangan, speedometer difoto dalam keadaan kecepatan tinggi, mereka ingin show off," lanjutnya.

Jusri juga melihat, pengendara di level pemula justru mengedepankan emosi dalam melajukan kendaraannya. Mereka cenderung tidak memiliki perhitungan yang matang atas apa yang mereka lakukan di jalan raya. Sedangkan menurut Jusri, jalan raya adalah tempat yang tak pernah aman bagi penggunanya.

"Di usia remaja, pengendara ini memiliki kemampuan imajinasi yang melampaui kemampuan logika," ulas Jusri.

"Mereka tidak sepenuhnya paham bahwa apa yang mereka lakukan itu tidak aman. Yang terpenting untuk mereka adalah Dengan begini, saya masuk ke dalam kelompok orang-orang hebat. Padahal kehebatan tidak bisa diaktualisasikan dengan hal-hal yang tidak aman," imbuhnya.

Tren memotret speedometer saat ngebut muncul belakangan ini. Mereka memajang foto itu di media sosial seperti instagram dengan hashtag #speedometer.

Kasus foto speedometer yang berhubungan dengan kecelakaan maut pernah terjadi di Tol Cipularang. Pengemudi Nissan Juke Muhammad Dwigusta Cahya (18) pernah memposting di akun instagram sebuah foto speedometer mobil yang dipacu dengan kecepatan di atas 140 km/jam. Kini, Cahya sudah divonis satu tahun penjara.

Insiden lebih tragis terjadi di London, Inggris. Seorang remaja meninggal dunia karena kecelakaan saat memfoto speedometer mobil yang dikendarai ketika melaju di kecepatan 105 mph (169 km/jam).

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(sip/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%