Detik.com News
Detik.com

Rabu, 11/09/2013 17:05 WIB

Jamaah Haji Kloter 1 Mulai Menghuni Pemondokan di Madinah

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jamaah Haji Kloter 1 Mulai Menghuni Pemondokan di Madinah
Jakarta - Sebanyak 4.450 orang calon haji (calhaj) dari kelompok terbang (kloter) pertama dari 11 kloter mulai memasuki Madinah. Mereka menghuni pemondokan sektor I hingga IV.

Berdasarkan data dari Tim Media Center Haji (MCH), Rabu (11/9/2013), jamaah haji bertolak dari bandara Jeddah menuju Madinah dengan menumpang 101 bus.

Rinciannya, 444 orang dari embarkasi Batam (BTH) menghuni pemondokan sektor IV, 450 calhaj dari asal Surabaya (SUB) menetap di pemondokan sektor 1, 445 orang dari embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) tinggal di pemondokan sektor II, 440 caljaj asal Medan (MES) menghuni pemondokan sektor I, dan 455 orang dari sektor JKG menetap di pemondokan sektor IV.

Selanjutnya, 370 calhaj dari Padang (PDG) menghuni pemondokan sektor IV, 373 orang dari Solo Kloter 1 menetap di pemondokan sektor III, 374 calhaj dari SOC 2 tinggal di pemondokan sektor I-II, 356 orang asal Balikpapan (BPN) menghuni pemondokan sektor III, dan 370 calhaj dari embarkasi Makassar (UPG) menetap di pemondokan sektor IV , serta 373 orang dari SOC 3 menetap di pemondokan sektor IV.

Pada hari ini, diberangkatkan 5.264 calon jamaah haji kloter 2 dari 13 kloter diberangkatkan ke Tanah Suci. Kamis 12 September, akan diterbangkan 5.474 calon jamaah haji dari 13 kloter.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%