Detik.com News
Detik.com
Rabu, 11/09/2013 10:55 WIB

Iran: Aksi Militer AS ke Suriah Akan Picu Serangan ke Israel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Iran: Aksi Militer AS ke Suriah Akan Picu Serangan ke Israel Bashar al-Assad (AFP)
Teheran, - Pemerintah Iran menentang keras rencana aksi militer Amerika Serikat ke Suriah. Diingatkan Iran, serangan ke Suriah akan memicu serangan terhadap rezim Israel.

"Rezim Zionis (Israel) akan diserang oleh pihak-pihak tertentu termasuk kelompok-kelompok teroris yang telah melakukan aktivitas di Suriah dalam tahun-tahun terakhir," kata Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Hossein Amir-Abdollahian seperti dilansir media Press TV, Rabu (11/9/2013).

"Oleh karena itu, opsi perang akan semakin memperumit situasi," imbuh Wakil Menlu Iran untuk Urusan Arab dan Afrika itu.

"Studi kami dalam beberapa hari terakhir mengindikasikan bahwa perang yang terjadi di Suriah tak akan terbatas hanya di Suriah, dan meski AS bicara tentang perang terbatas, kenyataan di Timur Tengah menunjukkan bahwa jika terjadi perang, itu tak akan tetap terbatas," imbuh pejabat tinggi Iran itu.

Menurut Amir-Abdollahian, sejumlah negara yang mendukung serangan militer ke Suriah, tidak menyadari konsekuensinya.

"Sesuai informasi yang kami dapat, militer dan rakyat Suriah akan dengan serius mempertahankan negara mereka jika ada invasi," tandasnya.

Amir-Abdollahian pun menyerukan komunitas internasional untuk mendukung usulan Rusia agar Suriah menyerahkan persenjataan kimianya ke dalam pengawasan internasional, guna mencegah serangan militer AS.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%