Selasa, 10/09/2013 23:19 WIB

Rekam Penembakan Bripka Sukardi, Polisi Minta Rekaman CCTV KPK

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penembakan Bripka Sukardi di depan gedung KPK di jalur lambat Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Polisi langsung meminta rekaman CCTV kepada pihak KPK.

Berdasarkan pantauan, Selasa (10/9/2013) ada empat kamera CCTV yang terpasang di tembok gerbang KPK. Empat kamera itu terpasang tidak jauh dari tempat Bripka Sukardi tertembak.

Bripka Sukardi ditembak oleh orang tak dikenal. Dia ditembak tiga kali. Dia langsung tewas tersungkur tertindih sepeda motornya. Penembakan itu terjadi pada Selasa (10/9) malam ini sekitar pukul 22.25 WIB.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(kha/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%