detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 09/09/2013 14:19 WIB

Polisi Undang KPAI dalam Menyelidiki Kecelakaan Dul

Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Kepolisian berhati-hati menyelidiki kasus kecelakaan maut yang melibatkan putra Ahmad Dhani-Maia Estianty, Ahmad Abdul Qodir Jaelani (Dul) di Tol Jagorawi. Polisi akan mengungang pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam penyelidikan yang melibatkan anak di bawah umur itu.

"Namun kita tidak mau salah langkah. Yang jelas, ini sudah ada korban jiwa. Kita akan undang saksi ahli, KPAI, Kak Seto nanti kita undang untuk lakukan koordinasi," jelas
Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (9/9/2013).

Ditemui secara terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto juga mengatakan hal serupa. Dul, dalam proses penyidikan akan diberikan perlakuan khusus karena usianya yang masih di bawah umur.

"Kita libatkan Komnas Anak atau KPAI juga," kata Rikwanto.

Polisi sejauh ini sudah memeriksa empat orang saksi. Kepolisian belum menetapkan tersangka dalam perkara itu.

Peristiwa kecelakaan terjadi di KM 8+200 Tol Cibubur, Minggu (8/9) dini hari lalu. Saat itu, mobil Lancer B 80 SAL yang dikemudikan Dul, mengarah dari Bogor ke Jakarta. Mobil Dul kemudian menabrak guardrail yang membatasi rua tol ke dua arah itu, lalu masuk ke jalur berseberangan yang menuju ke arah Bogor.

Mobil Lancer kemudian menabrak mobil Daihatsu Gran Max hingga mobil Toyota Avanza yang berada di depannya terdorong. Akibat kecelakaan ini, 6 orang tewas dan 9 orang luka berat.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mei/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%