detikcom
Senin, 09/09/2013 12:27 WIB

Usut Kecelakaan Dul, Polisi akan Mintai Keterangan Ahmad Dhani & Maia

Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi kecelakaan maut putra Ahmad Dani-Maia Estianty, AQJ alias Dul (13), di tol Jagorawi yang memakan enam korban jiwa. Pacar dan dua orang Dul juga akan dimintai keterangan oleh Polisi.

"Nanti akan kita lakukan pemeriksaan terhadap orang tua si Dul, baik mamanya atau papanya. Kita lakukan pemeriksaan terhadap pacar Dul," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (9/9/2013).

Pemeriksaan terhadap Ahmad Dani dan Maia, juga pacar Dul dilakukan untuk mengetahui apa yang dilakukan Dul sebelum peristiwa kecelakaan terjadi.

"Nanti semuanya kita akan krocsek semua kebenarannya kaitannya dari mana ke mana," kata Hindarsono.

Ia juga menyampaikan, pihaknya akan menyampaikan proses dalam upaya penyelidikan kasus kecelakaan itu dengan transparan.

"Kita secara terbuka, penangan terhadap si AA (Dul), ini kita lakukan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Polisi sejauh ini sudah memeriksa empat orang saksi. Kepolisian belum menetapkan tersangka dalam perkara itu.

Peristiwa kecelakaan terjadi di KM 8+200 Tol Cibubur, Minggu (8/9) dini hari lalu. Saat itu, mobil Lancer B 80 SAL yang dikemudikan Dul, mengarah dari Bogor ke Jakarta. Mobil Dul kemudian menabrak guardrail yang membatasi rua tol ke dua arah itu, lalu masuk ke jalur berseberangan yang menuju ke arah Bogor.

Mobil Lancer kemudian menabrak mobil Daihatsu Gran Max hingga mobil Toyota Avanza yang berada di depannya terdorong. Akibat kecelakaan ini, 6 orang tewas dan 9 orang luka berat.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mei/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
52%
Kontra
48%