detikcom
Senin, 09/09/2013 03:27 WIB

Polisi: Dul Dijerat Pasal Kelalaian Berlalu Lintas, Ancaman 6 Tahun Bui

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Setelah melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan maut di Kilometer 8 +200 TOl Jagorawi. Hasil sementara, polisi menjerat putra ketiga musisi ternama Ahmad Dhani dan Maia, AQJ atau Dul (13), dengan pasal kelalain.

"Sementara diterapkan pasal 310 ayat 4 junto pasal 311 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009," kata Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono, Minggu (8/9/2103).

Undang-undang tersebut mengatur mengenai sanksi bagi pengendara yang terlibat kecelakaan, mulai dari yang berdampak luka ringan, berat, atau meninggal dunia.

Adapun pasal yang dimaksudkan tersebut berbunyi, "Dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah)," bunyi isi dari pasal tersebut.

Meski demikian, kepolisian belum melakukan pemeriksaan terhadap Dul dikarenakan masih dalam kondisi kesehatan yang belum memungkinkan.

Sementara itu, pihaknya masih harus menunggu hasil pemeriksaan urine dan darah dari Dul. "Kalau sudah ada hasilnya nanti disampaikan," ujar Hindarsono.

Sementara itu, kepolisian menegaskan tidak ada kesimpangsiuran data terkait kecelakaan maut di Tol Jagorawi Minggu dini hari kemarin. Jumlah seluruh korban dalam kecelakaan tersebut adalah 17 orang.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/rna)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%