detikcom
Minggu, 08/09/2013 21:44 WIB

3 Korban Hilang Kapal Tenggelam Nias Selatan Ditemukan

Khairul Ikhwan - detikNews
Jakarta - Tiga korban hilang dalam musibah kapal tenggelam di Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut) berhasil ditemukan. Proses evakuasi ketiga korban tengah berlangsung, Minggu (8/9/2013) sore.

"Ketiganya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Medan, Joni Superiadi kepada wartawan di Medan, Minggu (8/9/2013).

Para korban yang ditemukan itu, yakni Sutrisno yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), serta Azas Buulolo dan Jire Manullang yang bertugas di Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.

Joni menyatakan, berdasarkan laporan tim di lapangan, para korban ini ditemukan masyarakat dan tim penolong sekitar pukul 14.00 WIB. Lokasi penemuan masing-masing korban tidak terlalu jauh, terpaut antara 3 - 4 mil.

Sutrisno ditemukan di pantai Pulau Samaleko, Azas ditemukan di kawasan pinggiran pantai antara Pulau sitotolu - Pulau Sipika, dan Jire manulang ditemukan di Pantai Pulau Sittlu.

"Para korban akan dievakuasi ke Pulau Tello, dan seterusnya akan dilakukan penanganan lebih lanjut, termasuk evakuasi salah satu korban ke Medan" kata Joni.

Dengan ditemukannya ketiga korban ini, maka korban tewas akibat tenggelamnya kapal boat pada Jumat (6/9) lalu menjadi 8 orang. Lima korban semula sudah dievakuasi ke Medan dan Teluk Dalam, Nias Selatan dan telah dikebumikan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/ahy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%