Minggu, 08/09/2013 20:47 WIB

Kecelakaan Maut Tol Jagorawi

Simpang Siur Isi Orang: Avanza 1, 4 atau 7? Gran Max 6,11,12 atau 13?

Nograhany Widhi K - detikNews
Halaman 1 dari 2
(Foto: Mulya Nurbilkis/detikcom)
Jakarta - Dalam kecelakaan maut di KM 8+200 Tol Jagorawi pada Minggu (8/9/2013) dini hari tadi yang melibatkan Mitsubishi Lancer, Daihatsu Gran Max dan Toyota Avanza masih ada fakta dan data yang simpang siur. Salah satunya adalah isi mobil Gran Max dan Avanza, polisi belum satu suara.

Polisi sepakat bahwa isi mobil Lancer Evolution yang dikemudikan Abdul Qodir Jaelani (13), putra ketiga musisi ternama Ahmad Dhani dan Maia Estianty, adalah 2 orang. Hal ini disampaikan baik dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono dan Kasat Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agung Budi Laksono.

Sedangkan untuk isi mobil Avanza dan Gran Max, mereka menyampaikan informasi yang berbeda-beda. Data isi 3 mobil pertama kali disampaikan secara resmi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya hari ini.

Rikwanto menyampaikan isi mobil Gran Max 6 orang dan meninggal semua, sedang isi mobil Avanza 7 orang dan semuanya selamat dan menderita luka-luka.

Sedangkan hal berbeda disampaikan oleh Kasubdit Gakkum AKBP Hindarsono usai memimpin olah TKP di KM 8+200 Tol Jagorawi. Hindarsono mengatakan isi mobil Avanza adalah satu orang, yakni pengemudi dan isi mobil Gran Max adalah 12 orang dengan 6 penumpang meninggal. Dia juga mengatakan pengemudi dari ketiga mobil selamat.

Jumlah berbeda disampaikan Kanit Lantas Polres Jaktim AKP Agung Budi Laksono. Agung mengatakan isi Avanza adalah 4 orang, 1 pengemudi dan 3 penumpang. Sedangkan isi Gran Max adalah 13 orang. Agung juga menyampaikan bahwa semua pengemudi dari 3 mobil selamat dan akan diperiksa satu per satu.

Mana yang benar? Entahlah. Namun dari penuturan korban Gran Max yang luka dan dirawat di RS Meilia, Zulheri, isi mobil saat tabrakan adalah sekitar 11-12 orang. Sementara menurut mertua Zulheri, Beti (57), yang mendapat informasi dari rekan Zulheri mengatakan isi Gran Max di atas 10 orang.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nwk/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%