detikcom
Minggu, 08/09/2013 18:59 WIB

Polres Jaktim: Isi Lancer 2 Orang, Avanza 4 Orang, Gran Max 13 Orang

Mulya Nurbilkis - detikNews
(Foto: Mulya Nurbilkis/detikcom)
Jakarta - Jumlah isi mobil yang terlibat kecelakaan maut di KM 8+200 Tol Jagorawi di kalangan polisi masih simpang siur. Terakhir, Kanit Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agung Budi Laksono menyatakan isi total 3 mobil bila ditotal ada 19 orang.

AKP Agung Budi Laksono mengungkapkan jumlah total isi 3 mobil yang terlibat kecelakaan di Tol Jagorawi saat ditanya wartawan di Satwil Lantas Jakarta Timur, Kebon Nanas, Jakarta, Minggu (8/9/2013).

"Apakah pengemudi Lancer (Dul) dari rumah sudah membawa mobil sendiri?" tanya wartawan.

"Dari rumah sudah (membawa) sendiri dengan Saudara N (Noval Samudra)," jawab Agung.

"Ada berapa isi total dalam mobil Avanza?" cecar wartawan.

"Pengendara 1 orang, penumpang 3 (orang)," timpal Agung.

"Kalau di Gran Max?" tanya wartawan.

"13 Orang. Semua pengemudi masih hidup. Sebentar akan saya panggil satu-satu untuk diperiksa," respons Agung.

Keterangan ini berbeda dengan penjelasan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto dan Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
65%
Kontra
35%