Minggu, 08/09/2013 07:18 WIB

Putra Ahmad Dhani Alami Patah Kaki Kanan Akibat Kecelakaan Beruntun

Rivki - detikNews
Foto: @TMCPoldaMetro
Jakarta - Putra Ketiga Ahmad Dhani mengalami patah kaki sebelah kanan akibat tabrakan beruntun di Tol Jagorawi yang menewaskan 5 orang. Selain itu total 10 orang mengalami luka-luka akibat peristiwa nahas itu.

"Ahmad Abdul Qodir Jaelani, patah kaki sebelah kanan," kata Kanit Laka Lantas Jakarta Timur AKP Agung, dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Minggu (8/9/2013).

Dul, nama sapaan akrab anak Ahmad Dhani, langsung dilarikan ke RS Melia, Cibubur. Namun saat ini, anak ketiga musisi Dewa 19 tersebut sudah dipindah ke RS Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Penyebab kecelakaan tabrakan beruntun di Tol Jagorawi diduga akibat mobil Mitsubishi Lancer yang ditumpangi oleh putra Ahmad Dhani.

Mobil tersebut tiba-tiba masuk ke arah berlawanan, dan menabrak 2 mobil yang berada di jalur semestinya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/sip)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%