Minggu, 08/09/2013 06:47 WIB

Ini Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi

Sukma Indah Permana - detikNews
(Foto Twitter @TMCPoldaMetro)
Jakarta - Kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi tengah malam tadi menewaskan 5 orang. Peristiwa ini berawal dari salah satu kendaraan yang menyeberang ke jalur sebaliknya sehingga menabrak dan menyerempet dua kendaraan lainnya.

"Sedan Lancer B 80 SAL dari Bogor-Jakarta menyeberang ke jalur sebaliknya. Kemudian menabrak Gran Max dan menyerempet kendaraan Avanza," ujar petugas Jasa Marga, Erika kepada detikcom, Minggu (8/9/2013).

Mobil Sedan dan Gran Max bernopol B 1349 TFN keadaannya terbalik. Sedangkan mobil Avanza yang bernopol B 1882 UZJ mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kecelakaan ini terjadi pada sekitar pukul 00.45 WIB. Empat korbn tewas di antaranya telah berada di RS Polri Kramat Jati dan seorang korban dibawa ke RS Meilia. Sedangkan 11 orang terluka dibawa ke RS Mitra Keluarga dan RS Meilia.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(sip/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%