detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 08/09/2013 06:47 WIB

Ini Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi

Sukma Indah Permana - detikNews
(Foto Twitter @TMCPoldaMetro)
Jakarta - Kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi tengah malam tadi menewaskan 5 orang. Peristiwa ini berawal dari salah satu kendaraan yang menyeberang ke jalur sebaliknya sehingga menabrak dan menyerempet dua kendaraan lainnya.

"Sedan Lancer B 80 SAL dari Bogor-Jakarta menyeberang ke jalur sebaliknya. Kemudian menabrak Gran Max dan menyerempet kendaraan Avanza," ujar petugas Jasa Marga, Erika kepada detikcom, Minggu (8/9/2013).

Mobil Sedan dan Gran Max bernopol B 1349 TFN keadaannya terbalik. Sedangkan mobil Avanza yang bernopol B 1882 UZJ mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kecelakaan ini terjadi pada sekitar pukul 00.45 WIB. Empat korbn tewas di antaranya telah berada di RS Polri Kramat Jati dan seorang korban dibawa ke RS Meilia. Sedangkan 11 orang terluka dibawa ke RS Mitra Keluarga dan RS Meilia.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(sip/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%