Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 07/09/2013 20:00 WIB

Lumba-lumba yang Tersesat ke Sungai di Langkat Digiring ke Laut

Khairul Ikhwan - detikNews
Lumba-lumba yang Tersesat ke Sungai di Langkat Digiring ke Laut Petugas Giring Lumba-lumba ke Laut
Langkat - Tiga ekor lumba-lumba yang tersesat masuk ke Sungai Wampu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), diupayakan untuk kembali ke laut. Penggiringannya tengah berlangsung, Sabtu (7/9/2013) sore.

Kepala Seksi Wilayah 2 Stabat, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, Herbert Aritonang menyatakan, upaya penggiringan ini merupakan langkah pertama.

Ada tiga perahu kayu dan perahu karet yang dipergunakan untuk menggiring lumba-lumba yang saat ini berada di alur sungai yang berada di Desa Hinai Kiri, Kecamatan Secanggang, Langkat, sekitar 70 kilometer dari Medan ibukota Sumut

Kita giring malam ini juga. Caranya, perahu mengelilingi ikan-ikan ini, air sungai ditepuk-tepuk untuk menimbulkan suara, mengarahkannya ke laut. Jaraknya sekitar lima belas kilometer ke laut, kata Herbert kepada wartawan di Langkat, Sabtu sore.

Disebutkan Herbert, dalam upaya penggiringan ini, ada bantuan teknis dari lembaga Jakarta Animal Aid Network (JAAN). Dua orang anggota tim JAAN sudah berada di lokasi dan sudah melakukan penyelaman untuk mengetahui sifat dan jenis ikan ini.

Ini lumba-lumba jenis mulut botol. Sementara diduga jumlahnya antara dua hingga tiga ekor yang tersesat ke sungai ini. Panjangnya mencapai dua meter dan berat sekitar tiga ratus kilogram per ekor, kata Herbert.

Ikan lumba-lumba itu mulai terlihat di sungai pada Kamis (5/9), saat itu hanya satu ekor. Sehari kemudian jumlahnya bertambah menjadi tiga ekor. Keberadaan ikan ini menjadi tontonan bagi warga. Ribuan orang berkumpul di sekitar sungai untuk menyaksikan hewan laut besar ini.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/rvk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%
MustRead close