Detik.com News
Detik.com

Jumat, 06/09/2013 17:21 WIB

Peraturan KPU: Kampanye Caleg & Parpol Dilarang Bagikan Uang!

M Iqbal - detikNews
Peraturan KPU: Kampanye Caleg & Parpol Dilarang Bagikan Uang!
Jakarta - KPU merevisi peraturan nomor 1/2013 tentang kampanye menjadi nomor 15/2013. Dalam aturan yang baru, KPU melarang parpol dan caleg berkampanye sambil bagi-bagi uang dan membawa anak kecil.

Peraturan KPU nomor 15/2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD itu diundangkan oleh Menkum HAM Amir Syamsuddin 27 Agustus dan dipublikasikan KPU pada Rabu (4/9) lalu.

Dalam pasal 32 ayat 1 peraturan KPU 15/2013 sebagaimana dikutip Jumat (6/9/2013), ada 11 poin yang dilarang dilakukan oleh pelaksana, peserta, dan petugas kampanye. Misal poin a, dilarang mempersoalkan dasar negara pancasila, pembukaan UUD 1945, dan bentuk NKRI.

KPU juga melarang (b) melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan NKRI, dan (c) menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon dan/atau peserta pemilu yang lain; dan (d) menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat.

Dilarang juga berkampanye yang (e). mengganggu ketertiban umum, dan (f) mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang, sekelompok anggota masyarakat, dan atau peserta Pemilu yang lain.

"(Dilarang) merusak dan atau menghilangkan alat peraga kampanye peserta Pemilu. (Dilarang) menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan," bunyi huruf g dan h.

Selain itu, KPU melarang juga peserta kampanye baik parpol atau caleg membawa atau menggunakan tanda gambar dan/atau atribut lain selain dari tanda gambar dan/atau atribut Peserta Pemilu yang bersangkutan.

"(Dilarang) menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye; dan (dilarang) memobilisasi Warga Negara Indonesia yang belum memenuhi syarat sebagai Pemilih," sambung aturan huruf j dan k.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bal/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advetorial Index »
  • Kamis, 21/05/2015 16:55 WIB
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerapkan kebijakan radikal dalam pemberantasan illegal fishing. Sejumlah pihak yang merasa dirugikan berusaha mendongkel Susi dari posisi menteri. Ada yang menawarkan Rp 5 triliun agar Susi mundur.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%