detikcom
Kamis, 05/09/2013 17:19 WIB

Siapa Sesungguhnya Bunda Putri, Pak Mentan?

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Mentan Suswono mengaku pernah bertemu dua kali dengan sosok misterius Bunda Putri. Pertemuan digelar di Kalimantan Barat. Siapa sesungguhnya wanita tersebut? Benarkah istri pejabat Kementan?

Usai rapat dengan Komisi IV DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2013), Suswono menjawab panjang ketika ditanya soal pertemuan dengan Bunda Putri. Dia menyebut, pertemuan itu digelar tahun 2010 dan 2011.

"Waktu itu undangannya dari PKK. Memang waktu itu Presiden hadir, seingat saya begitu. Itu di Kalbar," jawab Suswono.

"Malah saya sebelumnya, ketemu juga (dengan Bunda Putri). Itu mengunjungi pabrik pupuk organiknya, itu saja. Kalau yang pabrik sebelum acara PKK, sekitar (tahun) 2010-an," sambungnya.

Namun, saat ditanya lebih jauh soal siapa sebenarnya wanita yang punya rumah di Pondok Indah itu, Suswono diam seribu bahasa. Sambil berjalan ke mobilnya, dia hanya mengunci mulut. Termasuk saat ditanya apakah benar Bunda Putri adalah istri salah seorang pejabat Kementan Hasanuddin Ibrahim.

"Nggak tahu saya persisnya. Saya nggak kenal. Tapi orang memanggilnya Bunda Putri saja," singkatnya.

Dirjen Hortikultura Kementan Hasanuddin Ibrahim yang ikut dalam rapat tersebut juga tak luput dari cecaran pertanyaan wartawan. Namun dia enggan memberikan jawaban pasti.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%