Detik.com News
Detik.com

Kamis, 05/09/2013 17:16 WIB

Tak Ada Penganiayaan Pada Pesinetron yang Tewas Membusuk di Tanah Abang

Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Artis sinetron, Prahara Adi Mahesa (32), ditemukan tewas dalam kondisi jenazah sudah membusuk di kamar kost-nya di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakpus. Pria itu diduga tewas karena sakit.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pihaknya tidak menemukan kejanggalan dalam kematian Prahara itu.

"Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan (pada jasad korban). Keluarga minta agar segera dimakamkan. Berdasarkan visum luar tidak ada tanda penganiayaan sehingga tidak diotopsi," jelas Rikwanto di kantornya, Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Prahara ditemukan tewas di kamar kostnya di Gang 38 No 29 RT 014/04 Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 4 September 2013 kemarin. Saat ditemukan saksi, korban sudah dalam keadaan tewas dengan kondisi sudah membusuk.

Dari hasil olah TKP, diperkirakan korban sudah meninggal 5 hari sebelumnya. Selama itu pula, warga setempat tidak pernah melihat kamar kost korban didatangi tamu.

"Tidak ada yang tahu sebabnya apa dan selama itu tidak ada yang berkunjung hingga tercium bau busuk," kata Rikwanto.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi yang bekerja di kost-kostan tersebut. Saat itu, saksi mencium bau busuk menyengat dari balik pintu kamar korban.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/nal)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%