detikcom
Rabu, 04/09/2013 16:48 WIB

MUI Sosialisasikan Wisata Syariah Oktober

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan memperkenalkan masyarakat tentang wisata syariah. Pameran wisata syariah akan dibuka oleh Presiden SBY Oktober mendatang.

"Nanti ada acara Indonesia International Halal Expo 2013 yang akan dibuka Presiden. Kita akan menyosialisasikan wisata syariah di mana kita dengan mudah dan indikasi wisata yang halal," ujar Direktur Kehalalan LPOM MUI Lukman Hakim.

Lukman mengatakan itu dalam konferensi pers tentang 'halal atau tidak halalnya terkait fatwa halal dan haram pangan, kosmetik dan obat' di kantor MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2013).

Lukman mengatakan ingin membantu masyarakat mendapatkan akses untuk wisata syariah.

"Misalnya di hotel, hotel tersebut harus menjelaskan kalau tidak menerima pasangan belum muhrim. Sehingga ketika menginap tidak ada ketuk-ketuk pintu menawarkan jasa dan sama seperti kalau mau ke spa," bebernya.

Ke depannya, tempat wisata syariah tersebut nantinya akan diberi label halal. Untuk tempat-tempat yang tidak sesuai, tidak akan diberi label tersebut.

"Bagaimana cara mengecek sertifikasi halal pada tempat wisata syariah tersebut?" tanya wartawan.

"Kita bisa melihat melalui SOP mereka. Apakah sudah sesuai dengan syariah agama atau tidak," ucap Lukman.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nik/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%