Selasa, 03/09/2013 19:23 WIB

Yayasan Adam Malik Siap Buktikan Kepemilikan Tanah Waduk Ria Rio

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Ahli waris keluarga Adam Malik siap menempuh jalur hukum untuk membuktikan kepemilikan tanah Waduk Ria Rio di pengadilan. Yayasan Adam Malik mengaku memiliki bukti kuat atas kepemilikan lahan 2,1 hektar di sekitar Waduk Ria Rio.

"Kami siap membawa ke jalur hukum, siap membawa ke persidangan, baik pidana maupun perdata," ujar anggota Tim Kuasa Hukum Yayasan Adam Malik, Ahmad, saat ditemui di Waduk Ria Rio, Jl Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, Selasa (3/9/2013).

Berdasarkan peta milik Badan Pertanahan Negara (BPN), Ahmad yakin Yayasan Adam Malik memang pemilik tanah itu. Dia menyebut tanah milik Pulomas, berada di sisi utara, bukan di lokasi yang dimiliki oleh Yayasan Adam Malik.

"Penelitian BPN menyatakan bahwa HGB No 2 milik Pulomas tidak berada di sini, penelitian BPN menyatakan HGB No 2 yang diklaim PT Pulomas itu berada di lokasi sisi utara, tepatnya pernah di tempat PN Jakarta Timur lama," ujarnya.

Beberapa bukti yang disiapkan Ahmad di antaranya adalah akte jual beli, surat pengembalian batas yang diterbitkan Badan Pertahanan Negara (BPN) dan eigendom verponding.

"Kita juga sudah menyiapkan surat keputusan pengadilan saat kami menggugat PT Pulomas Jaya untuk pertama kali. Selain itu kami juga telah menyiapkan saksi yang mengetahui bahwa lahan ini memang benar milik Adam Malik," ungkapnya.

Wagub Basuki T Purnama mendorong Yayasan Adam Malik membuktikan klaim bahwa kepemilikannya atas lahan waduk Ria Rio melalui proses hukum. Bila hanya sekedar klaim tanpa bukti hukum yang sah, maka dirinya juga bisa berbuat sama.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(edo/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%