Selasa, 03/09/2013 07:03 WIB

Sang Presiden NKOI

Oasis di Bekas Tanah Tukang Teluh

Kustiah - detikNews
Jakarta - Sebuah truk berukuran sedang memasuki halaman rumah nan jembar di Desa Leuwinanggung RT 01 RW 02, Nomor 19, Cimanggis, Depok. Di halaman kediaman superstar Iwan Fals itu, selain mesin giling berwarna kuning yang mondar-mandir meratakan jalan, ada beberapa pekerja yang tengah membongkar paving block.

“Sengaja dibongkar, mau diganti aspal hotmix biar lebih rapi,” kata Mitro, 40 tahun, dalam fokus majalah detik edisi 92. Dia adalah pengawas pekerja di rumah Iwan. Selain memperluas lahan tempat konser, ia menuturkan, para pekerja membangun mes dan tempat penjualan tiket. “Dah (sudah) mulai digarap dari dua tahun lalu, sih,” Mitro menambahkan.

Perluasan dan pembenahan di sekitar arena konser dilakukan karena animo masyarakat untuk menikmati hiburan di situ terus meningkat. Pada 2007, jumlah penonton yang datang mencapai 5.000 orang, padahal daya tampung ideal cuma 1.500 penonton. “Wah, kita kewalahan. Banyak yang pingsan,” ujar Mitro. Kini, dia optimistis jumlah penonton seperti pada 2007 bisa ditampung dengan leluasa.

Pembenahan sarana konser itu mungkin juga berkaitan dengan obsesi Iwan bersama tim manajemen Tiga Rambu, yang digawangi Rosana, dan putrinya, Annisa Cikal Rambu Bassae, untuk menjadikan Leuwinanggung sebagai pusat kebudayaan. Atau oasis baru di pinggiran Jakarta. Jadi, kelak seniman atau musikus mana pun bisa manggung di situ.

***

Tulisan lengkap Oasis di Bekas Tanah Tukang Teluh bisa dibaca GRATIS di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 92, 2 September 2013). Edisi ini mengupas tuntas Iwan Fals dengan tema Sang Presiden NKOI. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional ‘11 Nama di Panggung Idola’, Ekonomi ‘Melonggarkan Hattanomics, Sains ‘Radiasi Nuklir Fukushima, Gaya Hidup Bell’s Palsy Si Lucu Pengganggu Saraf’, rubrik Seni Hiburan dan review film R.I.P.D’, Sport ‘Starting Eleven Rode Duivels’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download diapps.detik.comdan versi pdf bisa di-download di www.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!!


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(iy/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus »
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%