Senin, 02/09/2013 15:34 WIB

Ketua MPR: Nama Jalan Soeharto dan Ali Sadikin Masih Usulan

M Iqbal - detikNews
Monas dikelilingi Jl Medan Merdeka
Jakarta - Ketua MPR Sidharto Danusubroto ikut dalam pembahasan usulan pergantian nama Jalan Medan Merdeka menjadi nama 4 tokoh nasional. Sidharto menyatakan soal nama Soeharto dan Ali Sadikin masih usulan, dua lainnya (Soekarno dan Hatta) sudah disetujui.

"Memang pada rapat pertama yang sudah dibicarakan usulan Merdeka Utara dan Selatan, lalu rapat kemudian berkembang (dua nama lain)," kata Ketua MPR Sidharto yang tergabung dalam Tim 17 kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2013).

Tim 17 diketuai Jimly Asshiddiqie dan beranggotakan berbagai elemen seperti cendekiawan, sejarawan hingga wakil rakyat. Tim ini akan mengubah empat ruas Jl Medan Merdeka, menyongsong Hari Pahlawan 10 November.

Menurut Sidharto, dua nama itu Soeharto dan Ali Sadikin yang diusulkan kemudian, tapi usulan ini masih wacana perlu melihat perkembangan pembahasan. Soal pro kontra ia menilai hal yang wajar.

"Memang tiap kali ada wancana menuai pro kontra, ya begitulah. Rapat kemarin ada usulan begitu, kita sudah akomadasi," tutur mantan ajudan Soekarno itu.

Ia mengatakan, dalam pembahasan ini Ketua MPR sebagai penasihat, Ketua DPR dan DPD ex-officio sementara Jokowi sebagaimana disebut dalam Keppres sebagai sekretaris.

"Waktu rapat awal iya (disetujui Soekarno dan Hatta) tapi perkembangan kemudian ada dua nama (Soeharto dan Ali Sadikin). Itulah yang muncul usulan baru dua nama," ucapnya.

"Akan ada follow up setelah ini," lanjut politisi senior PDIP itu.

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%