detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 02/09/2013 15:34 WIB

Ketua MPR: Nama Jalan Soeharto dan Ali Sadikin Masih Usulan

M Iqbal - detikNews
Monas dikelilingi Jl Medan Merdeka
Jakarta - Ketua MPR Sidharto Danusubroto ikut dalam pembahasan usulan pergantian nama Jalan Medan Merdeka menjadi nama 4 tokoh nasional. Sidharto menyatakan soal nama Soeharto dan Ali Sadikin masih usulan, dua lainnya (Soekarno dan Hatta) sudah disetujui.

"Memang pada rapat pertama yang sudah dibicarakan usulan Merdeka Utara dan Selatan, lalu rapat kemudian berkembang (dua nama lain)," kata Ketua MPR Sidharto yang tergabung dalam Tim 17 kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2013).

Tim 17 diketuai Jimly Asshiddiqie dan beranggotakan berbagai elemen seperti cendekiawan, sejarawan hingga wakil rakyat. Tim ini akan mengubah empat ruas Jl Medan Merdeka, menyongsong Hari Pahlawan 10 November.

Menurut Sidharto, dua nama itu Soeharto dan Ali Sadikin yang diusulkan kemudian, tapi usulan ini masih wacana perlu melihat perkembangan pembahasan. Soal pro kontra ia menilai hal yang wajar.

"Memang tiap kali ada wancana menuai pro kontra, ya begitulah. Rapat kemarin ada usulan begitu, kita sudah akomadasi," tutur mantan ajudan Soekarno itu.

Ia mengatakan, dalam pembahasan ini Ketua MPR sebagai penasihat, Ketua DPR dan DPD ex-officio sementara Jokowi sebagaimana disebut dalam Keppres sebagai sekretaris.

"Waktu rapat awal iya (disetujui Soekarno dan Hatta) tapi perkembangan kemudian ada dua nama (Soeharto dan Ali Sadikin). Itulah yang muncul usulan baru dua nama," ucapnya.

"Akan ada follow up setelah ini," lanjut politisi senior PDIP itu.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(van/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%