Senin, 02/09/2013 11:29 WIB

4 Perang Urat Syaraf AS vs Suriah

Rachmadin Ismail - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 5 Next »
Serangan Disambut Pelatuk Senjata

Amerika sempat berencana menyerang Suriah pada 29 Agustus lalu. Namun karena belum ada persetujuan kongres, rencana itu tertunda.

Meski begitu, empat kapal perang AS telah ditempatkan di wilayah Mediterania. Kapal-kapal tersebut dilengkapi dengan rudal-rudal penjelajah yang bisa menjangkau wilayah Suriah.

Menurut pejabat-pejabat pertahanan AS, jika pemerintah AS ingin mengirimkan pesan untuk Assad, maka aksi militer yang paling mungkin adalah serangan rudal Tomahawk, yang dilancarkan dari kapal di Mediterania.

Suriah menanggapi rencana ini dengan pernyataan keras. Perdana Menteri Suriah menyatakan pasukan militernya telah siap melawan.

"Angkatan bersenjata Suriah telah siap secara penuh. Jari mereka berada pada pelatuk senjata untuk menghadapi setiap tantangan atau skenario yang mereka (AS dan sekutu) akan jalankan," kata PM Wael Al Halqi.




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%