detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 15:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 02/09/2013 01:00 WIB

Sukseskan KTT APEC di Bali TELKOM Hadirkan Solusi ICT Kelas Dunia

Advertorial - detikNews
Jakarta - Pada 5-7 Oktober 2013, Indonesia akan menjadi tuan rumah APEC CEO Summit dan APEC Leaders Summit di Bali. Terkait hajatan nasional tersebut, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyatakan komitmennya dalam penyediaan infrastruktur Information Communication Technology (ICT) kelas dunia.

Guna mendukung pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economic Cooperation (KTT APEC) yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali itu Telkom telah membangun backbone jaringan fiber optic. “KTT APEC adalah konferensi internasional yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Presiden Rusia Vladimir Putin dan 21 Kepala Negara sehingga dibutuhkan layanan ICT yang handal dan ‘always on’,” demikian dijelaskan Direktur Utama Telkom, Arief Yahya.

Untuk menjaga agar jaringan ICT ‘always on’, Telkom membangun 3 jaringan broadband dengan 3 jalur yang berbeda, antara lain jaringan WiFi, LTE Telkomsel dan layanan voice. Semua jaringan tersebut telah mencakup berbagai kebutuhan seperti penguatan sinyal Telkomsel, fixed wireline, bandwidth internet, Metro Ethernet/VPN IP, Local Area Network (LAN) hingga mobile SNG.

Guna memastikan terselenggaranya layanan ICT yang handal pada perhelatan internasional itu, Telkom mengandalkan “Indonesia Digital Network (IDN) Bali, Ngurah Rai yang bakal selalu terhubung (always connected). IDN Bali diciptakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan KTT APEC yang akan dilaksanakan di area Bali Tourism Development (BTDC) Nusa Dua, Bali.

Disamping 3 jalur akses yang berbeda menuju BTDC, Telkom meningkatkan kualitas jaringan di lokasi (venue) utama pelaksanaan APEC dengan membuat jaringan dalam gedung dengan 2 jalur yang berbeda dengan menggunakan teknologi fiber optic.

Adapun bandwith internet yang akan disalurkan ke area APEC tersebut mencapai 2 x 10 Gbps. Bandwith ini jauh lebih besar dibandingkan dengan penyelenggaran APEC 2012 yang berlangsung di Vladivostok Russia. Di Rusia bandwith yang disediakan baru sebesar 6 Gbps. Sementara itu, Telkom juga telah menyediakan 270 titik jairngan LAN dan 500 sst sambungan telepon free international call (VoIP).

Jaringan Seluler 4G LTE

Agar peserta APEC dankalangan media dapat menggunakan internet kecepatan tinggi tersebut dengan nyaman, maka Telkom menyediakan akses point lebih dari 2.000 dengan design world class langsung dari CISCO.

Selain itu, Telkom juga akan menghadirkan jaringan seluler LTE 4G di ajang APEC tersebut melalui Telkomsel yang juga merupakan Grup Telkom.

Keseluruhan layanan ICT yang disiapkan Telkom Group, akan meng-cover keseluruhan venue, media centre, tempat akomodasi dimana delegasi akan tinggal, dan dukungan untuk pengamanan baik untuk Polri, TNI maupuninstansi lain yang membutuhkan, termasuk untuk pengamanan Presiden RI dan kepala negara lainnya.


(adv/adv)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%