Minggu, 01/09/2013 03:50 WIB

Tikam Teman Sendiri, Nelayan Ilegal Asal Filipina Ditangkap

Asrar Yusuf - detikNews
Manado - Aparat Polsek Bitung Timur meringkus Bulot De Custo (24), seorang nelayan ilegal asal Filipina, karena melakukan penikaman di Palelangan Kecamatan Bitung Timur, Kota Bitung Sulawesi Utara. Tersangka menikam rekannya sendiri bernama Kokoy (21), sesama nelayan ilegal negara tetangga di ujung utara pulau Sulawesi.

Kapolsek Bitung Timur Iptu Frelly Sumampow melalui pesan BlackBerry Mesengger (BBM) kepada detikcom mengatakan Bulot De Custo ditangkap saat melarikan diri di perkebunan Manembo-Nembo Atas Kota Bitung, Minggu (1/9/2013) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Tidak ada perlawanan dari tersangka saat dibekuk.

"Anggota kami melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya saat bersembunyi di perkebunan warga," kata Sumampow.

Dia melanjutkan, penikaman terjadi Sabtu (31/8) malam tadi. Korban mengalami dua luka tikaman di dada dan di kepala. Korban saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Bitung.

"Kami menduga penikaman itu dikarenakan keduanya sudah dipengaruhi minuman keras (miras), anggota sedang mengembangkan pemicunya," terang Sumampow lagi.

Bulot De Custo dan Kokoy diduga warga negara asing kelahiran General Santos (Gensan) Filipina, yang masuk ke Indonesia tanpa menggunakan dokumen resmi. Mereka bekerja sebagai nelayan pencari ikan tuna di kapal Nutrino 01. Keduanya juga tidak mempunyai alamat yang jelas di Kota Bitung.

Bitung sebagai kota pelabuhan laut dan perikanan memang menjadi tempat masuknya warga negara tetangga, terutama dari Filipina. Mereka dengan mudah masuk meski tanpa dokumen karena memilih menjadi awak kapal penangkap ikan milik warga setempat.

Mereka pun sering membuat keonaran di tempat-tempat umum dan tempat hiburan, saat kapal yang diawakinya sedang tidak berlayar. Meski demikian, pemerintah terkesan cuek dan tidak pernah merazia warga negara asing yang masuk ilegal ke kota yang berjuluk 'Kota Cakalang' ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%