detikcom
Jumat, 30/08/2013 22:10 WIB

Penjahat Cyber Crime Foshan Zebro Dijerat dengan Pasal Pencucian Uang

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Pejahat dunia maya yang kejahatannya berhasil digagalkan saat ini menyandang status buron. Pasal yang disangkakan kepada pria berkulit gelap yang diduga asal Afrika itu adalah pasal pencucian uang dan pemalsuan.

"Pasal yang disangkakan yaitu pasal 4 UU nomor 15 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tindak pidana pokok pemalsuan pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHP," kata Kasubdit Pencucian Uang Bareskrim, Kombes Pol Agung Setya, di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (30/8/2013).

Pasal 4 UU nomor 15 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 25 tahun 2003, Foshan terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

"Tindak pidana pokok pemalsuan pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHP, Foshan terancam hukuman paling lama enam tahun penjara," ujarnya.

Kasus ini berawal dari perusahaan Senegal bernama Tall Fall yang ingin membeli bawang putih dari perusahaan Jinxiang County di China. Kedua perusahaan tersebut kemudian saling berinteraksi melalui surat elektronik (email).

Jinxiang melaluii email kemudian mengirimkan nomor rekening untuk pembayaran bawang tersebut. Foshan akhirnya berhasil membuat Tall Fall mengirimkan uang ke rekeningnya, bukan ke rekening perusahaan Jinxiang dengan modus email palsu yang dibuat mirip.

Dalam email yang ia kirim ke Tall Fall, ia berpura-pura sebagai perwakilan dari Jinxiang dan mengatakan nomor rekening Jinxiang sebelumnya, yang merupakan rekening asli perusahaan Cina itu, sedang di audit dan tak dapat dipakai.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rna/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%