Jumat, 30/08/2013 15:39 WIB

Konvensi Capres PD

PD: Jangan Ragukan Kapasitas 11 Peserta Konvensi

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Partai Demokrat (PD) menyambut baik 11 peserta konvensi hasil seleksi komite. PD optimistis ke-11 peserta ini akan mampu meramaikan peta persaingan kepemimpinan nasional.

"Kita kan belum tahu kapasitas orang, kita tidak boleh meragukan kapasitas orang. Ada Pak Endriartono, ada Pak Pramono Edhie, ada Pak Marzuki Alie, kita tidak bisa meragukan kapasitas mereka," kata Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua saat dihubungi, Jumat (30/8/2013).

Max mengatakan partainya optimis, dari ke-11 tokoh tersebut, siapapun yang nanti jadi pemenang bisa bicara banyak di Pilpres 2014. Tokoh-tokoh itu mewakili putra putra terbaik bangsa.

"Kita tetap optimis, kita harus selalu optimis," ujar anggota Komisi I DPR ini.

Namun fakta yang tak bisa dipungkiri adalah ke-11 nama itu belum pernah ada yang masuk lima besar survei capres. Menanggapi hal ini, Max yakin seiring berjalannya waktu akan terjadi peningkatan.

"Mungkin nama mereka belum masuk saat disurvei," tuturnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(trq/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%