detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 30/08/2013 07:54 WIB

4 Misteri Tentang Bunda Putri di Kasus Suap Impor Daging

Rachmadin Ismail - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 5 dari 5
Luthfi Hasan Ishaaq
4. Bunda Putri Disegani Luthfi?

Saat penangkapan Ahmad Fathanah, Ridwan diminta Bunda Putri agar menghubungi Luthfi Hasan. Tujuannya meminta kejelasan apa masalahnya hingga Fathanah tertangkap.

Luthfi pun kemudian langsung datang ke rumah pengusaha perkebunan pinang ini. Di situ Luthfi menjelaskan permasalahan Fathanah adalah suap antara swasta dan swasta.

"Saya sudah cek, itu swasta ke swasta, tidak ada hubungannya dengan partai dan menteri," kata Ridwan menirukan penjelasan Luthfi.

Dalam rekaman percakapan yang diputar jaksa KPK, terungkap Bunda Putri adalah seorang pengambil keputusan.

"Sementara bunda yang mengkondisikan desicion maker, pekerjaannya kan lebih berat dibanding desicion maker karena harus kondisikan desicion maker," kata Luthfi kepada Bunda Putri di telepon.

"Bunda ini jam 10 ditunggu Dipo kan, sebelum dia ke JCC. Bun, nanti kita ketemu sama Mas Bud jam 2-an. Udah bunda nunggu di Grand Hyatt saja, supaya nggak usah kemana-mana. Kalau begini caranya, malas deh ngurus TPA-nya," keluh Bunda Putri kepada Luthfi.

(mad/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%