detikcom

Rabu, 28/08/2013 19:09 WIB

Kerusuhan Suporter Pecah Usai Laga Persija Vs Persib di Sleman

Edzan Raharjo - detikNews
Foto: Edzan Raharjo/detikcom
Jakarta - Rusuh suporter dalam laga Persija versus Persib di Stadion Maguwoharjo, Sleman, berlanjut usai pertandingan. Suporter saling serang.

Peristiwa itu terjadi saat suporter Persib keluar dari stadion, Rabu (28/8/2013) petang. Suporter dari dalam melempari suporter yang sedang keluar stadion dengan pecahan keramik.

Polisi sempat menyemprotkan gas air mata untuk membubarkan masa. Kerusuhan mereda saat bus-bus pengangkut suporter Persib meninggalkan stadion.

Sebelumnya, pada saat laga baru mulai 16 menit, laga terhenti. Terdengar suara petasan. Tiba-tiba suporter saling serang.

Laga sempat disetop. Pemain diungsikan ke tempat yang aman. Petugas kepolisian yang berada di lokasi segera bergerak melakukan pengamanan. Laga dimulai saat situasi mulai kondusif.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%