Rabu, 28/08/2013 12:37 WIB

Ini Tanggapan Lurah Cantik Susan yang Dituntut Mundur Warga LA

Rini Friastuti - detikNews
Lurah Susan (Rini/detikcom)
Jakarta - Warga Lenteng Agung (LA) mendemo dan meminta Lurah Susan Jasmine Zulkifli untuk mundur. Lalu apa tanggapan lurah cantik ini?

"Wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan itu kan sepenuhnya ada di tangan gubernur dan wagub. Karena mereka yang mengangkat saya," ujar Susan di ruang kerjanya di Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2013).

Jebolan Fisipol UI ini hanya fokus pada pekerjaannya. Pekerjaannya yakni melayani masyarakat.

Peserta demo dalam rilisnya yang dibagi ke wartawan menyebutkan, warga merasa risih terhadap Susan. Hal ini karena pada bulan Ramadan, Susan sulit diajak silaturahmi karena perbedaan agama.

"Kalau saat Ramadan saya nggak bisa datang, saya kan punya wakil. Misalkan saya tidak datang karena saya non Muslim, saya kan punya wakil, saya punya staf yang bisa wakili saya," kata wanita 43 tahun ini.

Sementara itu di Balaikota, Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) juga telah memberikan jaminan terhadap posisi Susan. Jokowi tidak berniat mencari pengganti Susan.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nik/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%