Rabu, 28/08/2013 11:19 WIB

Rakernas PDIP

Gelar Rakernas di Ancol, Akankah PDIP Capreskan Jokowi?

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 6-9 September 2013. Rakernas itu akan dihelat di Ancol, Jakarta Utara.

"Di Econvention Ancol," kata Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto saat dihubungi, Rabu (28/8/2013).

Kabarnya, selain membahas soal pencapresan, Rakernas kali ini juga akan memperkenalkan putra Megawati, Prananda Prabowo, ke posisi strategis di partai banteng. Namun saat dikonfirmasi, Bambang mengaku tak tahu.

"Agenda utama saya belum tahu. Apakah salah satunya pengumuman Ketua Badan Pemenangan Pemilu saya juga belum tahu. SC siang ini baru akan rumuskan materi akhir. Masih ada satu putaran lagi setelah itu," ujar anggota Komisi VII DPR ini.

Sinyal pencapresan Jokowi memang mulai jelas di PDIP. Apalagi hasil survei terakhir menempatkan elektabilitas Jokowi menembus angka 41 persen. Jika PDIP, mencapreskan Jokowi, perolehan suaranya diprediksi menembus 34 persen suara, raihan yang fantastis, setidaknya berdasarkan survei Forum Akademisi Informasi Teknologi yang dirilis Selasa (28/8).

Namun kabarnya ada kejutan lain di Rakernas PDIP. Rumor mulai terdengan putra mahkota PDIP, Prananda Prabowo, akan diberi posisi strategis sebagai persiapan untuk menjadi ketua umum PDIP masa depan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%