Detik.com News
Detik.com
Senin, 26/08/2013 17:14 WIB

Habib Rizieq Naik Jeep Rubicon, Ini Penjelasan FPI

Indra Subagja - detikNews
Habib Rizieq Naik Jeep Rubicon, Ini Penjelasan FPI
Jakarta - Habib Rizieq Shihab dan sejumlah pimpinan FPI menaiki Jeep Rubicon pabrikan AS saat pawai mengelilingi Jakarta. Aksi Rizieq dengan Jeep itu sempat mengundang banyak pertanyaan publik, terutama di mikroblogging twitter. Apa penjelasan FPI soal penggunaan Jeep itu?

"Itu punya pengusaha, simpatisan yang ingin mobilnya dipakai," kata Sekretaris Dewan Syuro FPI Misbahul Anam saat dikonfirmasi detikcom, Senin (26/8/2013).

Pada Minggu (25/8) FPI memang menggelar pawai ultah ke-15. Ribuan simpatisan FPI bergerak menggunakan kendaraan bermotor menyusuri ruas jalan di Jakarta. Tak terkecuali Rizieq dan pimpinan FPI yang menggunakan Rubicon.

"Jadi selama halal dan tidak mengikat, kita terima. Itu bukan mobil Habib Rizieq, tapi mobil pengusaha simpatisan. Mobil Habib itu Innova," jelas Misbahul.

Menurut Misbahul yang di FPI akrab disapa Kiai Anam ini, FPI tetap konsisten menolak produk zionis dan Yahudi sesuai dengan fatwa yang sudah disampaikan.

"Jadi kita tetap berpegang pada prinsip. Dan kepada aktivis juga sudah kita sampaikan agar tak membeli produk Yahudi," tuturnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%