Detik.com News
Detik.com

Senin, 26/08/2013 16:56 WIB

Jelang Pilwakot Bogor, Bima Arya Pecahkan Rekor Muri Mengajar 16 Jam

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jelang Pilwakot Bogor, Bima Arya Pecahkan Rekor Muri Mengajar 16 Jam Bima Arya Sugiarto
Jakarta - Cawalkot Bogor dari PAN, Bima Arya Sugiarto, punya cara sendiri untuk menarik perhatian warga. Bima sedang memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) mengajar selama 16 jam.

Aksi pencetakan rekor Muri mengajar estafet terlama selama 16 jam tersebut dilakukan Ketua DPP PAN tersebut di sejumlah lembaga pendidikan di Bogor. "Selama ini orang bicara pendidikan gratis, padahal banyak yang lebih penting dari itu, bahwa kualitas pendidikan kita harus ditingkatkan," kata Bima dalam siaran pers, Senin (26/8/2013).

Bima yang juga sebagai dosen Universitas Paramadina mengajar mulai di tempat pendidikan anak usia dini (PAUD) di kawasan BNR, Bogor Selatan, TK, SD, SMP, SMA, hingga memberi pematerian kepada anggota organisasi kepemudaan, guru, dan majelis taklim. Tema utama materi yang disampaikan Bima di semua tempat adalah pengembangan karakter dan kepemimpinan.

Bima mengaku berangkat dari rumahnya di kawasan Baranangsiang, Kota Bogor, sekitar pukul 04.00 WIB, didampingi istrinya, Yane Ardian. Setelah salat subuh dan memberi pematerian kepada para santri di Masjid Sirojul Huda, Katulampa, Bogor Timur, Bima meluncur ke Bogor Selatan untuk memberi ceramah kepada majelis taklim dan PAUD di Bogor Selatan, masing-masing selama sekitar 30 menit.

Dari sana, dia bergerak ke TK Srikandi di kawasan Bondongan dan SDN Polisi 4 di Bogor Tengah. Di SD tempat sekolahnya dulu ini, Bima mengajar selama 45 menit kepada ratusan murid. Kemudian Bima melanjutkan mengajar ke SMPN dan SMAN 1, Jl Ir H Djuanda, Bogor Tengah. Selepas dzuhur dia mengajar di SMK Pembangunan Satu dan SMA Bina Insani.

Selepas magrib, akan berikan kuliah kepada ratusan anggota organisasi kepemudaan di sekretariat Paguyuban Bogor di Bogor Utara. Agenda 16 jam mengajar nonstop akan diakhiri dengan pematerian kepada sekitar 500 guru yang tergabung dalam Aliansi Guru Kota Bogor di Gedung Wanita, Bogor Tengah. Tengah malam nanti rekor Muri untuk pertama kalinya tersebut akan diserahkan langsung oleh pendiri Muri Jaya Suprana.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(van/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%