detikcom
Senin, 26/08/2013 13:44 WIB

Bakal Capres Peserta Konvensi Keok di Survei, PD Tetap Optimis

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Dalam survei Litbang Kompas soal elektabilitas capres, nama-nama bakal calon peserta konvensi capres Partai Demokrat rupanya masih berada di urutan buncit. Ketua DPP Sutan Bathoegna menyatakan tetap optimis jago-jagonya di konvensi itu akan merangkak naik.

"Wajarlah karena tokoh-tokoh itu belum menyatakan mencalonkan, tapi nanti ketika konvensi dan ikut sosialiasi baru terlihat," kata Sutan Bathoegana saat ditanya tanggapan soal survei Kompas, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/8/2013).

Menurutnya, elektabilitas calon memang tak bisa dilepaskan dari popularitas sebelumnya, seperti Jusuf Kalla yang memang sudah lebih dulu dikenal oleh publik sebagai wakil presiden.

"Permainan (konvensi) kan 8 bulan, dalam 1 bulan saja Jokowi bisa masuk (unggul survei) masa kita nggak bisa," ucap Sutan bersemangat.

Sementara soal optimisme calon konvensinya apakah bisa mengalahkan Jokowi, Sutan masih optimis survei bisa berubah dan jagonya Demokrat unggul.

"Kita nggak pikir Jokowinya, kalau orang terkenal banyak orang terkenal. Terpilih dan tidaknya kita nggak ngerti, bisa berubah," imbuh ketua komisi VII DPR itu.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(bal/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%