Senin, 26/08/2013 13:10 WIB

Rusia Ingatkan AS Soal Konsekuensi Sangat Berbahaya Jika Menyerang Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
foto: Reuters
Moskow, - Pemerintah Rusia mengingatkan pemerintah Amerika Serikat soal konsekuensi yang sangat berbahaya jika AS melancarkan aksi militer terhadap rezim Suriah.

Peringatan itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov kepada Menlu AS John Kerry seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (26/8/2013).

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan, dalam percakapan via telepon pada Minggu, 25 Agustus waktu setempat itu, Lavrov mengatakan bahwa Moskow sangat prihatin atas pernyataan-pernyataan para pejabat AS yang mengindikasikan kesiapan untuk mengintervensi di Suriah.

"Sergei Lavrov mengingatkan soal konsekuensi yang sangat berbahaya akan kemungkinan intervensi militer baru bagi keseluruhan wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Pernyataan ini disampaikan di tengah ramainya pemberitaan mengenai tudingan mengenai penggunaan senjata kimia oleh pasukan Suriah. Menurut oposisi utama Suriah, lebih dari 1.300 orang telah tewas dalam serangan-serangan militer Suriah ke kota-kota dekat Damaskus yang dikuasai pemberontak.

Menurut oposisi, pasukan Suriah menggunakan senjata kimia dalam serangan-serangan yang terjadi pada Rabu, 21 Agustus lalu tersebut. Hal ini telah dibantah keras oleh pemerintah Suriah.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%