detikcom
Minggu, 25/08/2013 11:26 WIB

FPI Berjuang Basmi Korupsi di Indonesia

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) telah menyelenggarakan Musyawarah Nasional III di Bekasi, tanggal 22 hingga 24 Agustus kemarin. Di antara poin-poin yang disepakati, mereka juga berkomitmen memberantas korupsi di Indonesia.

"Korupsi, itu bagian dari perjuangan kita untuk kami basmi," ujar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Markas Besar FPI, Jl Petamburan III, Jakarta, Minggu (25/8/2013).

Rizieq menilai, kondisi ekonomi yang semakin merosot diakibatkan oleh korupsi yang semakin merajalela. Ini mengakibatkan kemiskinan semakin meluas. Akibatnya, banyak rakyat yang hidup dengan makan nasi aking.

"Ekonomi kita ambruk bukan karena subsidi kepada masyarakat, tapi karena korupsi," tegasnya.

Milad FPI tempo hari memunculkan harapan dari FPI agar Indonesia bisa menjadi lebih baik dari segi politik, sosial, dan keamanan. Rizieq mendorong agar penegak hukum tidak tebang pilih dalam memberantas korupsi.

"Skandal megakorupsi masih diulur-ulur. Kepolisan dan kejaksaan tebang pilih, sementara rakyat miskin jumlahnya makin meningkat," tuturnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
MustRead close